waktu mulai mencintai seseorang sulit rasanya kalau harus jarak jauh apalagi komunikasi di jejaring aja capek capek
tapi kalau mau cerita ini bahagia dia harus setia dan bisa menerima aku apa adanya dan cinta sama keluargaku itu lah perjalanan hidup ku
20 Tips Pernikahan Awet Sampai Senja (Tua) — @INIUNIK —
Kalau kita menyaksikan pasutri yang mampu bertahan sedemikian lama dalam
perkawinan, tentu kita iri dan ingin tahu resepnya. Memang, tak ada
yang bisa meramal usia perkawinan. Apakah bakal langgeng atau putus di
tengah jalan. " Perkawinan itu kan proses perjalanan panjang hidup
bersama ".
Banyak cara menjaga pernikahan tetap awet hingga usia senja. Makan malam
romantis bisa mendekatkan hubungan dengan pasangan dalam jangka pendek.
Agar hubungan jangka panjang tetap bertahan, butuh berbagai trik agar
pasangan dapat mempertahankan kebahagiaan. Ada beberapa trik selalu
menjaga pernikahan tetap langgeng.
Dasar Pernikahan
Menikah secara mudah diartikan sebagai persatuan dua pribadi yang
berbeda. Konsekuensinya akan banyak terdapat perbedaan yang muncul saat
menjalani perkawinan. "Satu hal yang sering kurang disadari oleh orang
yang menikah adalah bersatunya dua pribadi bukanlah persoalan sederhana.
Setiap orang mempunyai sejarahnya sendiri-sendiri dan latar belakang
yang seringkali sangat jauh berbeda, entah latar belakang keluarga,
lingkungan tempat tinggal ataupun pengalaman pribadinya selama ini.
Makanya perkawinan adalah proses untuk menyatukan perbedaan-perbedaan
tersebut."
Berdasarkan itulah, kesuksesan perkawinan ditandai bukan hanya oleh
berapa lama hubungan tersebut terjalin, tapi juga intensitas perasaan
yang dialami dua orang yang menjalin relasi perkawinan. "Bisa saja di
tahun ke-5, proses sharing sudah enggak jalan. Yang ada cuma kekesalan
dan kekecewaan. Perkawinan tidak lagi nyaman, tinggal tunggu satu pemicu
saja, maka semuanya akan berakhir".
Indikator umum yang terkait dengan kesuksesan perkawinan adalah faktor
kesenjangan. Entah dalam hal berpikir, budaya, penghasilan, dan
sebagainya. "Misalnya, si istri seorang sarjana sementara suaminya tak
sekolah. Awalnya berjalan romantis, tapi lama-lama si suami ini kalau
diajak ngomong, kok, enggak nyambung. Akhirnya, salah satu dari mereka
jadi "gerah" dan minta cerai karena komunikasi sudah tidak jalan".
Namun, meski kesenjangan berpotensi mengancam keutuhan perkawinan, bukan
berarti pasutri yang sejak semula banyak perbedaan, lalu bakal bercerai
di kemudian hari. "Perkawinan adalah suatu dinamika. Jika selama proses
perkawinan, kesenjangan-kesenjangan yang muncul sejak awal dan selama
perkawinan bias diterima dan ditolerir, ya, perkawinan bisa jalan
terus." Sebaliknya, ada yang dari awal, pasangan itu dinilai bibit,
bebet, bobot-nya sudah oke, ternyata cerai juga. Memang, pada akhirnya,
jodoh adalah rahasia Yang Maha Mempertemukan meski semua pasangan tentu
bercita-cita melewatkan kawin emasnya.
20 Tips Pernikahan Awet
Sampai Senja (Tua)

- Cinta. Tumbuhkan perasaan cinta pada pasangan, karena sampai kapan pun, manusia hidup butuh dicintai dan mencintai.
- Pilih Pasangan Yang Tepat.
Tidak peduli seberapa menarik pasangan Anda, jika dia seorang player,
pemboros tidak terkontrol, penipu, dan seorang pemabuk/pecandu atau
penuh kekerasan, tidak ada jumlah cinta atau kasih sayang yang cukup
yang mampu memperbaiki dirinya. Jangan coba-coba. Lebih baik, pilih
seseorang yang lebih terhormat dan sehat untuk dicintai.
- Komunikasi adalah Kunci.
Yang dimaksud bukan sekadar berbicara, tapi juga mendengarkan. Bila
Anda sudah mulai malas mendengarkan pasangan berbicara, berarti Anda
telah kehilangan komunikasi. Tunjukkan sikap yang baik dalam
berkomunikasi, yaitu mendengarkan pasangan berbicara sampai selesai,
sebelum Anda mengutarakan pendapat Anda sendiri. Ingat, perkawinan
adalah timbal-balik di antara dua orang. Semua pihak ingin punya
kesempatan berbicara dan hak untuk didengar. Berbicaralah secara sering
dan jujur satu sama lain tentang rasa frustrasi Anda, masalah seksual
dan keinginan, kemarahan, kekecewaan serta penghargaan Anda terhadap
satu sama lain. Tidak ada topik yang harus terlarang untuk dibicarakan.
- Kejujuran.
Banyak pasangan mengaku, kejujuranlah yang membuat perkawinan mereka
bertahan lama. Memang, mengakui dengan jujur kesalahan dan kekhilafan,
tak jarang pahit didengarkan, tapi kejujuran akan menyelamatkan
hubungan. Jangan menipu diri sendiri dengan mengatakan hal yang tidak
sesuai dengan kenyataan. Jujurlah jika pasangan memiliki gaya hidup
tidak sehat seperti memiliki kelebihan berat badan atau terlalu sering
minum alkohol. Katakan saja, "Aku mencintaimu seperti apapaun keadaanmu,
tetapi lebih baik kalau aku didampingi orang yang sehat."
- Saling Menghargai.
Hubungan perkawinan yang sukses memandang pasangannya sederajat
(equal). Jalani perkawinan dengan saling menghargai satu sama lain.
- Saling Percaya.
Jangan menghabiskan pikiran untuk terus-terusan tegang dan curiga pada
pasangan. Jika suami terlambat pulang dengan alasan lalu-lintas macet,
buat apa selalu menjadikannya bahan kecurigaan? Janganlah kecurigaan
kecil menjadi ancaman dalam perkawinan.
- Pasangan Adalah Teman. Jadikan pasangan Anda sebagai teman saat suka dan duka, sebab cinta yang awet membutuhkan persahabatan, bukan sekadar emosi.
- Jadilah Pemain Tim.
Perkawinan bukan tentang siapa yang benar dan siapa yang salah,
melainkan tentang pemecahan masalah secara bersama-sama. Jika Anda
mencoba untuk memenangkan argumen, Anda akan kehilangan sesuatu yang
lebih penting, yakni rasa cinta.
- Kompromi.
Apa yang Anda inginkan darinya dan apa yang dia inginkan dari Anda,
perlu dikompromikan untuk mencapai keseimbangan. Seringkali ada hal
kecil yang harus dikorbankan untuk memperoleh kebahagiaan.
- Hangatkan Cinta.
Ciptakan momen-momen bahagia dalam hubungan Anda sebagai pegangan di
masa-masa sulit. Perlakukan pasangan seperti teman terbaik Anda. Jika
Anda menginginkan lebih banyak cinta, cobalah mencurahkannya lebih
banyak.
- Tidur.
Tidur berdampingan setiap malam lebih baik daripada kamar terpisah
daripada jika kalian sama-sama tidak mengalami gangguan tidur. Jaga agar
sebelum tidur semua masalah telah diselesaikan dan tidur tanpa
pertengkaran.
- Seks.
Hubungan seks dalam pernikahan menguatkan ikatan. Tapi wajar bila
hubungan ini meredup selama beberapa waktu. Bila gairah mulai hilang,
segera cari tahu masalahnya, apakah dari diri sendiri, pasangan atau
kalian berdua. Konsultasi dengan psikiater, gunakan obat penambah gairah
dengan tepat, dan variasi bisa meningkatkan hasrat seksual. Kalau Anda
dan pasangan terlalu sibuk dan lelah, istirahat yang cukup bisa
mengembalikan vitalitas.
- Ciuman.
Lakukan diawal hari, lebih sering dan kapan saja kalian bisa. Ciuman
sebelum ke kantor, atau ciuman sebagai ucapan terima kasih bisa
merekatkan kasih sayang.
- Tetap Terhubung.
Tidak ada yang bisa memastikan bahwa Anda dan pasangan akan tetap
setia, sebaik koneksi yang baik dan hangat serta seks yang hebat.
- Berdandan.
Setelah menikah, berdandan dan mempercantik diri seringkali terlupakan.
Jaga gairah pasangan dengan tetap menjaga penampilan di hadapannya.
- Saling Memaafkan. Hubungan perkawinan tak akan langgeng bila salah satu pihak menyimpan dendam. Berilah maaf, jangan menyimpan dendam.
- Humor.
Percintaan yang diselingi humor akan menyejukkan suasana. Jangan ragu
untuk tertawa bersama pasangan, termasuk menertawakan hal-hal yang remeh
sekalipun.
- Anak-Anak.
Menikah dan memiliki anak tidak berarti pernikahan akan bahagia. Namun,
di banyak pernikahan, anak mampu melengkapi kebahagiaan pasangan.
Mereka membuat pasangan menjadi lebih dekat meskipun terkadang merupakan
sumber rasa frustasi orangtua. Di banyak pernikahan yang kuat, dukungan
utama bukan saja berasal dari pasangan tetapi dari anak-anak dan
keluarga.
- Bunga.
Beri kejutan sesekali dengan memberi pasangan sebuket atau setangkai
bunga, bukan saja di hari istimewa seperti ulang tahun pernikahan atau
valentine. Kejutan berupa hadiah kecil menunjukkan perhatian yang
membuatnya terharu.
- Doa. Mohonlah berkah dan kemurahan hati-Nya agar cinta dan perkawinan Anda selalu berjalan mulus dan langgeng.